Cara Mendapatkan Dana Hibah Dari Pemerintah

Cara mendapatkan dana hibah dari pemerintah

Cara mendapatkan dana hibah dari pemerintah – Calon penerima Bantuan Pemerintah untuk Usaha Mikro (BPUM) adalah mereka yang tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan atau Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Baca Juga: Bantuan Dana Gratis dari Luar Negeri

dana hibah gratis langsung cair, cara mendapatkan dana hibah internasional, cara mendapatkan dana hibah gratis dari luar negeri, cara mendapatkan dana hibah dari qatar

Sebenarnya mengenai cara Dapatkan Bantuan Pemerintah untuk UKM untuk Beberapa pebisnis mikro dan kecil mestinya sudah bisa bernapas lega karena semenjak 24 Agustus 2020 pemerintah telah salurkan bantuan presiden (banpres) produktif untuk usaha mikro atau disebutkan Bantuan Pemerintah untuk Usaha Mikro (BPUM).

Nilainya sejumlah Rp2,empat juta untuk tiap penerima faedah tersebut. Diharap dari bantuan sosial langsung ini kelompok UKM yang terimbas karena wabah Coronavirus disease 2019 (Covid-19) mulai produktif dan menggelindingkan kembali usaha mereka.

Pemerintah sendiri menarget 12 juta UKM jadi penerima bantuan itu. Dana bantuan itu akan ditransferkan langsung ke rekening beberapa penerima.

Baca Juga:

Bantuan Dana Hibah untuk Koperasi

Dana Hibah Modal Usaha, Cara Mendapatkannya

Dana Hibah dari Pemerintah

Dana Hibah UMKM 2021

Bagaimana Cara Mendapatkan Dana Hibah Dari Pemerintah

Ada syaratnya, Lantas apa persyaratan yang harus disanggupi untuk menerima BPUM ini?

Berbagai ketetapan untuk memperoleh bantuan ini tercantum pada Ketentuan Menteri Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Republik Indonesia nomor enam tahun 2020 mengenai Dasar Umum Pendistribusian Bantuan Pemerintah untuk Pelaku Usaha Mikro untuk Memberikan dukungan Rekondisi Ekonomi Nasional dalam Kerangka Hadapi Teror yang mencelakakan Ekonomi Nasional dan Pengamanan Ekonomi Nasional pada Periode Wabah Coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Persyaratan itu adalah seperti berikut:

  • Masyarakat Negara Indonesia;
  • Mempunyai nomor induk kependudukan (NIK);
  • Untuk pelaku usaha mikro yang mempunyai alamat KTP dan domisili usaha yang berlainan, dapat menyertakan surat info usaha (SKU)
  • Tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan atau kredit usaha rakyat (KUR);
  • Mempunyai usaha mikro yang ditunjukkan dengan surat saran calon penerima BPUM dari pengusul BPUM dan tambahannya yang sebagai satu kesatuan;
  • Bukan aparat sipil negara, anggota Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, karyawan BUMN, atau karyawan BUMD.

Sedang, calon penerima BPUM harus diusulkan oleh pengusul BPUM. Beberapa pengusul BPUM itu adalah:

  • Kementerian/Instansi
  • Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di propinsi dan kabupaten/kota
  • Koperasi yang sudah ditetapkan sebagai tubuh hukum
  • Perbankan dan perusahaan pembiayaan yang tercatat di Kewenangan Jasa Keuangan (OJK)
  • Instansi penyalur kredit pemerintah.

Tata cara pendistribusian BPUM mencakup pengusulan calon penerima, pembersihan data dan validasi data calon penerima, dan penentuan penerima. Seterusnya, Dana bantuan akan dicairkan langsung ke rekening penerima BPUM dituruti dengan laporan pendistribusian Dana bantuan itu lewat melalui pesan singkat (SMS) lalu lakukan klarifikasi ke bank penyalur untuk pencairan.

Pemerintah sudah menunjuk BRI, BNI dan Bank Syariah Berdikari sebagai bank penyalur Banpres Produktif. Untuk usaha mikro dan kecil yang belum mempunyai rekening ke-3 bank itu akan dibuatkan di cabang bank tempat pencairan bantuan.

Tidak ada ongkos administrasi dan pengembalian pada banpres produktif karena bantuan ini sebagai dana hibah, bukan utang atau kredit. Penerima tidak diambil ongkos serupiahpun dalam pendistribusian banpres produktif untuk usaha mikro.

Data saran penerima bantuan bisa dikatakan lewat e-mail Kementerian Koperasi dan UKM, yakni bp2020@kemenkopukm.go.id atau bp2020@depkop.go.id.

Bagaimana Cara Bisa Bantuan UMKM dari pemerintah?

Syarat dan Proses Untuk Memperoleh Bantuan UMKM

  1. Terdaftar sebagai WNI (Masyarakat Negara Indonesia)
  2. Mempunyai NIK (Nomor Induk Kependudukan)
  3. Mempunyai usaha mikro atau UMKM.
  4. Bukan ASN, TNI/Polri dan pegawai/BUMD.
  5. Tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari bank/Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Di mana mengurusi bantuan UMKM?

Proses dan cara daftar UMKM untuk memperoleh BLT UMKM 2021 yaitu dengan ajukan langsung ke Dinas Koperasi dan UKM di tempat tinggal pada tingkat kabupaten/kota masing-masing.

Apa persyaratan Bisa Bantuan UMKM?

Persyaratan Pengajuan BLT UMKM 2021

Masyarakat Negara Indonesia (WNI) Mempunyai Kartu Pertanda Warga (KTP) Mempunyai usaha mikro, ditunjukkan dengan surat saran calon penerima BPUM dari pengusul BPUM dan tambahannya yang sebagai satu kesatuan.

Dapatkah Daftar Bantuan UMKM lewat cara online?

Untuk lakukan registrasi BLT UMKM triknya dapat lewat off-line atau online. Untuk registrasi BLT UMKM lewat cara online, Anda dapat ajukan langsung ke Dinas Koperasi dan UKM di tempat pada tingkat kabupaten/kota. Sebagai info, beberapa Pemerintah Wilayah (Pemda), telah berlakukan daftar UMKM online.

Berapakah kali bantuan UMKM diberi?

Pelaku usaha mikro yang menerima BLT UMKM cuman bisa cairkan bantuan sekitar 1x.

4 tanggapan pada “Cara Mendapatkan Dana Hibah Dari Pemerintah”

  1. Tolong bantu kami pak kami orang lemah pak..mohon bantuannya pak tolong lah pak bantu kami pak anak kami sekolah untuk biaya sangat susah tolong lah pak ..

  2. Gabriel Anderias Kana

    Mohon bantuan dana untuk kami bangun Rumah Ibadah di Kupang NTT.
    Saya Pendeta Gabriel A. Kana dari Gereja Masehi Musafir Indonesia Jemaat Kota. No HP. 081339416956

  3. saya mohon minta bantuanya karna usaha jualan tapi usaha saya gagal jadi utang saya menumpuk.siapa tau ada ya mau mbantu saya..ini no rekening sayA.bri 662301036862539.trima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.